Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Buku Sunda Kecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Sunda Kecil. Tampilkan semua postingan
Buku Ajar Sejarah Bali dan Nusa Tenggara Suatu Pengantar Singkat

Buku Ajar Sejarah Bali dan Nusa Tenggara Suatu Pengantar Singkat

Judul

:

Buku Ajar Sejarah Bali dan Nusa Tenggara Suatu Pengantar Singkat

Penulis

:

Dr. Ketut Sedana Arta, S.Pd, M.Pd; R. Ahmad Ginanjar Purnawibawa, M. Hum. & I Wayan Putra Yasa, S.Pd., M.Pd.

Penerbit

:

Underline

Tahun Cetak

:

2023

Halaman

:

106

ISBN

:

978-623-09-6001-7

Harga

:

Rp. 68.000

Status

:

Ada

 

Motivasi penulis menyusun buku ini adalah karena kurangnya buku-buku sumber untuk mata kuliah Sejarah Bali dan Nusa Tenggara (Nusra). Buku-buku lama sudah memerlukan pembaruan, sementara buku baru tidak banyak yang membicarakan mengenai topik ini. Dalam penyusunan buku Sejarah Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) ini tentunya kami menghadapi beberapa tantangan dan kendala, terutama ketersediaan sumber-sumber sejarah berupa prasasti yang memuat fajta dan tahun peristiwa tidak utuhm atau prasastinya aus/rusak karena alam serta kemungkinan ada prasasti yang belum ditemukan. Termasuk pula keterbatasan akses terhadap dokumen asli atau catatan asing yang diperlukan. Buku ini diawalli dengan pemaparan awal tentang Bali pada zaman prasejarah, Bali Kuno, Bali Pertengahan, Zaman Kebangkitan Nasional, serta Penataan Nusa Tenggara pada Masa Kolonial. Masing-masing babak tersebut dianggap mewakili periode penting dalam perjalanan sejarah di Bali dan Nusa Tenggara.



Swapradja, Sekarang dan dihari Kemudian

Swapradja, Sekarang dan dihari Kemudian

Judul

:

Swapradja, Sekarang dan dihari Kemudian

Penulis

:

Mr. Usep Ranawidjaja

Penerbit

:

Djambatan

Tahun Cetak

:

1955

Halaman

:

164

ISBN

:

-

Harga

:

Rp.250.000

Status

:

Kosong

 

Dengan tulisan ini saja mentjoba menguraikan segala sesuatu jang berhubungan dengan swapradja dalam negara Republik Indonesia dewasa ini setjara mudah dan singkat untuk dapat diambil manfaatnja oleh masjarakat kita, terutama oleh golongan peminat kenegaraan (politikus), golongan jang langsung atau tidak langsung ada sangkut pautnja dengan swapradja, dan golongan sardjana atau tjalon sardjana dalam lapangan hukum dan kenegaraan.

Kepada golongan politikus tulisan ini memberikan bahan-bahan dan tindjauan mengenai masalah swapradja untuk direnungkan lebih landjut atas dasar fahamnja masing-masing. Kenjataan adanja swapradja sebagai peninggalan sedjarah jang kita hadapi sekarang, harus mendapat penjelesaian jang bidjaksana dan tjepat sesuai dengan tjita-tjita kenegaraan bangsa kita. Untuk kepentingan ini diperlukan bahan-bahan setjukupnja dan tindjauan dari berbagai fihak. Sadar akan keperluan ini saja merasa wadjib untuk memberikan sumbangan sekedarnja dengan djalan tulisan jang serba singkat dan terbatas kepada soal-soal pokok ini. Mudah-mudahan para politikus jang berkumpul dalam D.P.R. dan Konstituante kemudian dapat mempergunakan tulisan ini untuk keperluan pemetjahan masalah swapradja.

Jang dimaksudkan dengan golongan jang ada sangkut pautnja dengan swapradja, ialah golongan pendjabat-pendjabat pemerintahan jang ada hubungannja dengan swapradja dan orang-orang jang ada di daerah swapradja masing-masing. Kepada mereka tulisan ini hendak memberikan keterangan tentang kedudukan swapradja dalam negara kita berhubung dengan sedjarah pertumbuhannja dan berhubung dengan peraturan-peraturan jang masih berlaku. Sampai sekarang tidak ada buku jang dapat dipergunakan sebagai pedoman atau sedikit-dikitnja memuat bahan untuk keperluan parktek pemerintahan, sedangkan para pendjabat harus menghadapi berbagai masalah hukum jang belum pernah diselidiki atau dipetjahkan oleh para sardjana. Keruwetan  tata hukum sebagian disebabkan oleh tjepatnja pertumbuhan hukum dalam waktu 10 tahun terachir ini, dan sebagian lagi disebabkan oleh tindakan-tindakan penguasa diluar batas haknja dengan tidak memperdulikan keharusan adanja kepastian hukum, atau karena penguasa itu benar-benar tidak mengetahui batas-batas haknja sendiri. Dan semoga tulisan ini dapat menolong mereka dalam menghadapi berbagai masalah hukum jang bersangkut paut dengan swapradja. (Penulis) 



Nusa Tenggara Timur Dalam Kancah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Nusa Tenggara Timur Dalam Kancah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Judul

:

Nusa Tenggara Timur Dalam Kancah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia, beberapa catatan ungkapan kenang-kenangan pribadi

Penulis

:

I. H. Doko

Penerbit

:

Masa Baru – Bandung

Tahun Cetak

:

1974

Halaman

:

260

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. 150.000

Status

:

Kosong

 

Terbitnya buku ini menambah jumlah penulis/pengarang  asal Nusa Tenggara Timur yang menggali dan memaparkan Sejarah Nusa Tenggara Timur khususnya. Kami merasa bangga sebab penulis berani mengemukakan fakta dan pendiriannya kepada umum. Suatu sumbangsih yang belum banyak kita peroleh dari putera-puteri cendikiawan Nusa Tenggara Timur yang masih bersifat ‘bescheiden’.

Di dalam buku ini kita melihat tampilnya para pejuang asal Nusa Tenggara Timur yang tidak kalah dengan kawan-kawan seperjuangan lainnya dalam usaha memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam bidang ilmu-ilmu Sosial masih sangat kurang diadakan penelitian, sehingga terdapat bahaya, bahwa harta warisan kulturil leluhur kita ditelantarkan dan akan hilang melenyap untuk selama-lamanya.

Dengan ini pula kami mengajak para calon penulis/pengarang untuk tidak ‘bescheiden’ lagi tampil di atas panggung Sejarah Indonesia pada umumnya dan Sejarah Nusa Tenggara Timur pada khususnya melalui penelitian dan penulisan.

Penampilan harta warisan kulturil leluhur dalam bentuk-bentuk tulisan merupakan pula satu perjuangan di bidang pembangunan Bangsa dan Negara, karena peranan Ilmu Sosial itu sendiri turut serta menentukan sukses tidaknya Pembangunan Nasional. (Kolonel Polisi Drs. Titus Uly/Kepala Perwakilan Dep. P dan K Dati I Nusa Tenggara Timur) 



Keliling Nusa Tenggara Luar Dalam

Keliling Nusa Tenggara Luar Dalam

Judul

:

Keliling Nusa Tenggara Luar Dalam

Penulis

:

Muhammad Iqbal

Penerbit

:

Leutikaprio

Tahun Cetak

:

2022

Halaman

:

212

ISBN

:

978-602-371-990-7

Harga

:

Rp. 81.500

Status

:

Kosong


Ini adalah catatan perjalanan seorang karyawan yang memilih untuk tidak bekerja sementara, demi bisa fokus jalan-jalan. Sepanjang April 2019 dia jalan-jalan keliling Nusa Tenggara. Kebanyakan orang hanya mengenal Lombok dan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata di Nusa Tenggara. Tapi sebetulnya masih banyak yang bisa dieksplor, misalnya Pulau Bungin di Sumbawa yang digadang-gadang sebagai pulau terpadat di dunia. Pulau Moyo yang begitu dijaga alamnya oleh penduduk lokal, sehingga pendatang yang berniat merusak, akan disuruh pulang. Tidak sedikit pantai yang kalau kita ke sana, seperti bukan di Indonesia, karena justru lebih banyak bulenya daripada orang Indonesia. Setidaknya ada pantai di trio Gili di Lombok, Pantai Lakey, Pantai Kuta, dan Pantai Selong Belanak. Dalam perjalanannya, penulis menemukan banyak hal di luar dugaan, seperti tiadanya makanan bertarif lokal di Moni (desa sebelum Danau Kelimutu), mahalnya tiket masuk Pulau Rinca yang dikenakan ke bule, ramainya bule dari satu dunia di Gili Trawangan, murahnya harga ikan di Solor, timpangnya kehidupan warga di Timor Leste dibanding di Atambua. Dan seterusnya.... Buku ini menarik karena penulis mendeskripsikan apa yang dialaminya dalam perjalanan, sehingga pembaca seakan-akan ikut dalam perjalanan. Hal serupa pernah dilakukan penulis, jalan-jalan keliling Sumatera selama tiga bulan, yaitu tahun 2012. Catatan perjalanannya diabadikan dalam buku. 



Nusa Tenggara: 50 Jahre Steyler Missionare in Indonesien 1913-1963

Nusa Tenggara: 50 Jahre Steyler Missionare in Indonesien 1913-1963

Judul

:

Nusa Tenggara: 50 Jahre Steyler Missionare in Indonesien 1913-1963

Penulis

:

P. Kurt Piskaty Und P. Joanes Ribéru SVD

Penerbit

:

Steyler Verlag

Bahasa

:

Jerman

Tahun Cetak

:

1963

Halaman

:

240

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. 220.000

Status

:

Ada

 

Das Jahr 1963 gibt uns Anlaß, den Blick dankbaren und frohen Herzen auf das Werk zu richten, dan die Missionare der Gesellschaft des Göttlichen Wortes seit 1913 in 50jähriger Arbeit auf den Inseln von Nusa Tenggara geleistet haben. Der Erfolg ihrer Arbeit ist offenkunding: die rund 800.000 Katholiken ihres Gebietes bilden mehr als 60% aller Katholiken Indonesiens. Von dem Werden und Wachsen dieser Missionkirche soll das vorliegende Buch berichten.

Ziel der europäischen und amerikanischen Missionare war es, das Wort des heligen Paulus an Titus zu erfüllen: “Ich habe dich auf Kreta zurückgelassen, damit di die Ordnung (der Kirche) vollendest und in jeder stadt Presbyter einsetzest” (Tit 1,5). Mit dankbarkeit gegen Gott, der alles Gute in uns wirk, dürfen wir heute auf eine blühende einheimische Kirche blicken: Zwei Bischöfe, 72 Priester, 47 Brüder, 170 Schwestern hat Gott schon aus unserem Volke berufen, 4000 katholische Lehrer, 3000 Katechisten, 70 Krankenpflegerinnen stehen ihnen als Kerntruppe des Laienapostolates zur seite.

Das rasche Wachstum der Kirche in Nusa Tenggara darf sich stützen auf die offene Bereitschaft der Menschen dieser Inseln, die Botschaft Christi aufzunehmen, es bkiebe jedoch unerklärlich ohne die unermüdliche Arbeit der Wohltäter in den christlichen Ländern Europas und Amerikas. Allen, denen Gott die Gnade schenkte, durch Arbeit, Gebet und Opfer am Missionwerk in Nusa Tenggara mitzuwirk, sagen wir im Namen unseres Volkes ein Wort tiefen Dankes. (Gabriel Manek, SVD, Erzbischof von Ende, Flores)

  


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia