Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Buku Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Motivasi. Tampilkan semua postingan
Penenun Mimpi

Penenun Mimpi

Judul

:

Penenun Mimpi

Penulis

:

Imelda Naomi

Ilustrator

:

Feelish

Penerbit

:

Noura Kids

Tahun Cetak

:

2022

Halaman

:

32

ISBN

:

978-623-99912-1-0

Harga

:

Rp. -

Status

:

Kosong

 

Itrin lahir di Pulau Sumba. Bermimpi ingin melihat dunia.

Tak pernah letih Itrin belajar, karena mimpi harus dikejar.

Ikuti kisah Itrin, sang Penenun Mimpi. Sebarkan cahaya ke seluruh negeri.

Kisah Itrin, seorang anak Sumba dari suku Sabu mengejar mimpinya untuk pergi keluar Sumba dan belajar tentang toleransi. Ia lalu kemudian memulai Komunitas Pitagoras (Pengikat Antar Golongan dan Ras) yang menekankan toleransi, pendidikan, dan kelestarian lingkungan.

Di tahun 2021, Itin terpilih menjadi salah satu remaja pembaharu Ashoka Young Changemakers. Inisiatif yang dilakukan Itrin melalui Komunitas Pitagoras menjadi salah satu solusi kreatif yang mempunyai dampak sosial bagi lingkungannya.

Everyone is a changemaker! Semua bisa jadi pembaharu!

Cerita di buku ini adalah kisah nyata dari para pembaharu Indonesia, yang mempersembahkan hidupnya untuk memberi dampak positif bagi orang banyak.

Changemakers, pembaharu, adalah siapa saja yang berani melihat masalah dan berani untuk, bersama-sama orang lain, menyelesaikan masalah tersebut. Semua orang dapat menjadi pembaharu, dai mana pun asalnya, apa pun keahliannya, dan berapa pun usianya. Namun, setiap pembaharu juga harus memiliki empati akan kesusahan orang lain, siap berkolaborasi, sanggup melakukan perubahan, dan mampu menggerakkan orang lain untuk bersama-sama memimpin masyarakat menjadi lebih adil dan sejahtera.

Kemampuan melakukan pembaharuan dapat dibina sejak kecil di rumah dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil bersama anak-anak, termasuk membaca dan berdiskusi. Kemampuan menjadi pembaharu ini akan tumbuh dan berkembang sesuai minat anak. Kemampuan ini akan menjadi kekuatannya dalam menghadapi dunia yang berubah dengan amat cepat.

Selamat membaca dan bereksplorasi. 


Faktor-Faktor yang dibutuhkan Orang Kupang untuk Memimpin Industri Bisnis dan Meraih Posisi Strategis

Faktor-Faktor yang dibutuhkan Orang Kupang untuk Memimpin Industri Bisnis dan Meraih Posisi Strategis

Judul

:

Faktor-Faktor yang dibutuhkan Orang Kupang untuk Memimpin Industri Bisnis dan Meraih Posisi Strategis

Penulis

:

Dr. Franky, M.M.

Penerbit

:

Universitas Profesor Doktor Moestopo (Beragama)

Tahun Cetak

:

2019

Halaman

:

160

ISBN

:

978-602-53299-8-2

Harga

:

Rp. 50.000

Status

:

Ada


Buku referensi ini ditulis dalam kaitannya untuk memberikan wawasan dan informasi yang bermanfaat bagi perkembangan serta pertumbuhan kualitas manusia Indonesia, khususnya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Berisikan data, informasi dan makna yang akan memberikan gambaran yang jelas mengenai faktor-faktor yang harus dipenuhi oleh orang Kupang untuk dapat memimpin dan meraih posisi yang strategis di organisasi bisnis. Tentunya, informasi ini masih bersifat data dan makna. Untuk dapat mewujudkan atau mengaplikasikan data dan informasi ini menjadi sesuatu yang konkrit maka dibutuhakan usaha serta kerja keras dari masyarakat Kupang sendiri. Selain itu buku ini dapat digunakan sebagai referensi yang akan memperkaya khazanah keilmuan dan ketrampilan khususnya bagi orang Kupang serta penduduk Indonesia secara umum. Kiranya, buku referensi ini dapat menjadi pijakan bagi perkembangan keilmuan dan ketrampilanbagi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa yang akan datang, khususnya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. 



Jangan Takut Berpolitik

Jangan Takut Berpolitik

Judul

:

Jangan Takut Berpolitik

Penulis

:

Kanis Pari

Penyunting

:

Jannes Eudes Wawa

Penerbit

:

Bank Naskah Gramedia & Pusat Edukasi dan Kajian Masyarakat (Pakem)

Tahun Cetak

:

2004

Halaman

:

342

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. 160.000

Status

:

Kosong

 

Demokrasi tidak pernah tanpa perjuangan. Di mana-mana di dalam sejarah, demokrasi harus diletakkan, harus diusahakan. Demokrasi bukan hadiah. Demokrasi adalah hasil kesabaran dan ketekunan dan ketelatenan.

Membibitkan kader bangsa hari ini? Bertahun-tahun tidak bertumbuh, tidak kelihatan bertumbuh. Tetapi sekali ia bertumbuh, sekali ia bisa bertumbuh. Ia akan bertumbuh terus, bertumbuh terus-menerus. Sambil bertumbuh, sambil berkembang. Sambil berkembang, sambil berbiak. Sambil berbiak, beranak pinak. Kaderisasi adalah proses bertahun. Kaderisasi adalah proses pematangan seorang manusia muda. Maka mulailah hari ini, esok akan kau petik hasilnya.

Seorang pemimpin harus punya prinsip moral. Harus integre. Harus terampil. Sebab seorang pemimpin itu harus bijaksana. Pemimpin yang tidak bijaksana adalah malapetaka. Kebijaksanaan tidak pernah berasal dari Cuma latihan. Kebijaksanaan tidak pernah bersumber dari birokrasi. Kebijaksanaan juga bukanlah resultante dari aspirasi-aspirasi rakyat. Kebijaksanaan mutlak berakar di dalam kepribadian. Bermuara di dalam moral individu. Kebijaksanaan adalah sungai keadilan, dan kesejahteraan. Mata airnya:keseimbangan! (Pesan Bung Kanis, dalam buku Jangan Takut Berpolitik, 2004) 



Lembar-Lembar Pelangi

Lembar-Lembar Pelangi

Judul

:

Lembar-Lembar Pelangi

Penulis

:

Nila Tanzil

Penerbit

:

Rak Buku

Tahun Cetak

:

2016

Halaman

:

258

ISBN

:

978-602-732-3032

Harga

:

Rp. -

Status

:

Kosong

 

Kunjungan sederhana ke sebuah sekolah di Indonesia Timur membuat Nila Tanzil membulatkan tekad untuk berbuat sesuatu bagi anak-anak disana.Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa Nila Tanzil akan meninggalkan dunia korporasi dan terjun ke dalam dunia sosial. Enam tahun kemudian, Nila berhasil mendirikan 39 perpustakaan Taman Bacaan Pelangi yang tersebar di 14 pulau di Timur Indonesia, mengenalkan mimpi dan cita-cita kepada anak-anak Indonesia Timur melalui lebih dari 80,000 buku.

***

“Nah, sekarang Kak Nila pingin tau nih… kalau kalian sudah besar, kalian ingin jadi apa?” tanyaku kepada anak-anak yang duduk bersila di lantai, di teras rumah pink itu.
Anak-anak mulai mengangkat tangan mereka dan kudengar jawaban yang beragam dari mulut-mulut kecil itu.

“Dokter!”
“Pemain sepakbola!”
“Pilot!”
“Tentara!”

Aku tersenyum mendengar jawaban-jawaban ini dan melihat binar di mata mereka saat mereka menyebutkan cita-cita yang mereka impikan. Ah… akhirnya! 


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia