Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Buku Spiritual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Spiritual. Tampilkan semua postingan
Bumi Marapu Soul of Sumba, Sebuah Roman Budaya

Bumi Marapu Soul of Sumba, Sebuah Roman Budaya

Judul

:

Bumi Marapu Soul of Sumba, Sebuah Roman Budaya

Penulis

:

Dony Kleden

Penerbit

:

Lintang Pustaka Utama Yogyakarta

Tahun Cetak

:

2020

Halaman

:

430

ISBN

:

978-623-7514-13-8

Harga

:

Rp. 100.000

Status

:

Ada

 

Roman Bumi Marapu ini merupakan rangkuman kecil dari kekayaan cerita dan budaya bumi Sumba, Bumi Marapu yang begitu banyak menyimpan keindahan didalamnya. Sumba adalah sebuah harta karun yang tidak pernah habis ditambang dan diburu. Dan karena itu semua kekayaan itu pun tidak mungkin saya sajikan dalam buku ini. Dalam roman ini saya berusaha untuk menyandingkan aneka praktek budaya dengan berbagai mitos yang melatarbelakanginya. Kata mitos dalam konteks ini diartikan sebagai praandaian atau keyakinan-keyakinan yang menggerakkan prilaku orang Sumba. Seseorang hanya bisa memahami, meginsyafi dan menerima budaya tertentu, kalau seseorang itu mau rela membuat suatu proses untuk mau menjadi bagian dari budaya itu yang disebut proses enkulturasi.


Politik Resiprositas Kedde, Kontestasi Kearifan dan Manipulasi Lokal di Suku Wewewa Kabupaten Sumba Barat Daya

Politik Resiprositas Kedde, Kontestasi Kearifan dan Manipulasi Lokal di Suku Wewewa Kabupaten Sumba Barat Daya

Judul

:

Politik Resiprositas Kedde, Kontestasi Kearifan dan Manipulasi Lokal di Suku Wewewa Kabupaten Sumba Barat Daya

Penulis

:

Dony Kleden

Penerbit

:

Lintang Pustaka Utama Yogyakarta

Tahun Cetak

:

2019

Halaman

:

200

ISBN

:

978-623-7514-02-2

Harga

:

Rp. 75.000

Status

:

Ada

 

Tulisan ini tidak hanya mendeskripsikan apa yang terjadi di Suku Wewewa dan Sumba pada umumnya terkait dengan Kedde, yang merupakan sebuah tradisi Resiprositas yang masih sangat kuat digelar di Sumba, tetapi di dalam buku ini penulis juga mencoba menatapkan tradisi itu dalam kacamata kritis dengan basis  teori-teori antropologi. Sasaran yang dibidik dari tinjauan kritis ini adalah menguggah daya sadar pembaca pada umumnya dan Suku Wewewa pada khususnya terkait dengan arti dan tujuan tradisi resiprositas pada kedde kematian yang dalam oengamatan penulis selalu digelar dengan berbagai kemeriahan. Keingintahuan untuk mencari apa yang hendak diperjuangkan di dicapai dalam tradisi ini, mendorong penulis membuat penelitian ini selama enam bulan dan berusaha menemukan kedalaman inti dan jiwa yang menggerakkan terjadinya tradisi ini.



Tradisi Memberi Makanan (Persembahan) Kepada Roh Leluhur (Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata) di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Tradisi Memberi Makanan (Persembahan) Kepada Roh Leluhur (Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata) di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Judul

:

Tradisi Memberi Makanan (Persembahan) Kepada Roh Leluhur (Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata) di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Penulis

:

Drs. I Wayan Rupa, M.Si ; I Gusti Ngurah Jayanti, S.Sos, M.Si & Yufiza, SS

Penerbit

:

Kepel Press & Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali, Direktorat jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Tahun Cetak

:

2015

Halaman

:

94

ISBN

:

978-602-356-042-4

Sumber

:

https://repositori.kemdikbud.go.id

Download

:

Di Sini

Ritual “Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata” merupakan salah satu ritual yang ada pada masyarakat Ende-Lio. Pati K sebagai suatu ritual persembahan kepada para arwah yang telah meninggal. Pada masyarakat Ende-Lio percaya bahwa arwah nenek moyang atau leluhur berada di puncak Kelimutu dan sebagian di sekitar rumah, selalu melindungi keturunannya tatkala dalam bahaya, dan sebaliknya bila para arwah ini diabaikan dan tidak pernah melakukan ritual terhadap roh-roh leluhur akan berakibat buruk terhadap keturunannya yang tinggal dan hidup di dunia. Mitologi masyarakat Ende-Lio menyebutkan bahwa para arwah akan pergi dan tinggal di danau kawah yang terdapat di puncak gunung Kelimutu, tinggal di antara  tiga danau kawah yang terdapat di kawasan Kelimutu. Ketiga danau kawah itu memiliki karakter dan warna yang sering berubah-ubah pada saat-saat tertentu. Masyarakat percaya bahwa perubahan warna terkait dengan peristiwa alam maupun sesuatu yang akan terjadi dalam kehidupan manusia.

Sebagai cara memberikan penghormatan dan memohon perlindungan kepada para arwah leluhur maka dilaksanakan ritual pati ka yakni ritual persembahan makanan, di mulai dari pati ka di kuburan sekitar perkampungan. Selanjutnya pati ka yang lebih besar dilaksanakan di puncak kawasan Kelimutu, yang dihadiri oleh seluruh komunitas di sepanjang penyangga Taman Nasional kelimutu (TNK). Ritual pati ka yang diselenggarkan secara bersama-sama oleh seluruh komunitas budaya yang ada di sepanjang penyangga TNK inilah yang sering dinamakan sebagai ritual “Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata” atau ritual persembahan memberi makanan terhadap leluhur.



Berkarya dalam Kasih dan Iman

Berkarya dalam Kasih dan Iman

Judul

:

Berkarya dalam Kasih dan Iman

Penulis

:

Herman Musakabe

Penerbit

:

Yayasan Citra Insan Pembaru

Tahun Cetak

:

2003

Halaman

:

193

ISBN

:

-

Harga

:

Rp.40.000

Status

:

Kosong

 

Buku bernuansa religius ini memiliki keunikan karena penulisnya seorang umat awam katolik dengan latar belakang sebagai tentara yang pernah bertugas di pelbagai penugasan dan tempat di tanah air serta di pemerintahan daerah, sebelum memasuki masa purna tugas. Melalui penuturan tentang pelbagai pengalaman dan penugasannya, kita diajak untuk menelusuri jejak bagaimana kasih dan iman berperan dalam kehidupan, karir dan karya-karyanya bagi sesama. Dengan kacamata iman, penulis melihat Ladang Tuhan ada di sekitar kita dan bagaimana sebaiknya kita menyikapinya. Ia juga membahas tentang makna waktu dan peluang dalam kehidupan dan bagaimana berkomunikasi dengan Tuhan. Mengenai mukjizat yang tidak hanya terjadi ribuan tahun lalu seperti dikisahkan dalam Alkitab, tetapi mukjizat yang juga terjadi sekarang dalam kehidupan sehari-hari bagi orang beriman. Simak juga kesaksiannya tentang kesembuhan lewat doa dan Komuni Kudus karena Tuhan adalah Tabib. Ia menjadi alat bagi Tuhan untuk menyelenggarakan pernikahan massal bagi belasan ribu pasutri yang diibaratkannya sebagai pekerja di Ladang Tuhan. Ia becerita tentang devosi Bunda Maria, memikul salib kehidupan dan pentingnya sikap tahu bersyukur. Masalah politik dan agama serta kepemimpinan dibahasnya dan semua itu didasari pada Alkitab. Melalui buku ini penulis ingin ber-sharing iman kepada pembaca dengan menyampaikan pengalaman imannya sendiri dan beberapa umat kristiani lainnya yang patut kita simak sebagai bahan renungan dan pencerahan iman. Di tengah situasi kehidupan manusia yang cenderung matrealistis dan memandang hal-hal berkaitan dengan iman sebaagi sesuatu yang abstrak maka buku ini merupakan jawaban yang tepat untuk menghadapi hidup yang penuh perjuangan ini. Kasih dan iman akan memiliki makna apabila diwujudkan dalam perbuatan dan karya-karya nyata bagi sesama karena Tuhan hadir di dalam diri sesama manusia itu. Semua bab dalam buku ini menjadi menarik karena didasari pengalaman iman penulis dan dilengkapi gambar-gambar/foto serta ayat-ayat Alkitab sebagai pedoman hidup dan sumber kehidupan itu sendiri. “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Matius 4:4). 



Mencari Sosok Kebenaran (Dalam Prespektif Ilmu Antropologi) Kenangan Hari (Perak) dan 33 Tahun Imamat 21 Sept. 1989 s/d 21 Sept. 2014

Mencari Sosok Kebenaran (Dalam Prespektif Ilmu Antropologi) Kenangan Hari (Perak) dan 33 Tahun Imamat 21 Sept. 1989 s/d 21 Sept. 2014

Judul

:

Mencari Sosok Kebenaran (Dalam Prespektif Ilmu Antropologi) Kenangan Hari (Perak) dan 33 Tahun Imamat 21 Sept. 1989 s/d 21 Sept. 2014

Penulis

:

Gregor Neonbasu, SVD

Penerbit

:

Galang Press

Tahun Cetak

:

2022

Halaman

:

348

ISBN

:

979-623-712-0155

Harga

:

Rp. 100.000

Status

:

Ada

 

Segala pengalaman iman, semua peristiwa insani, berbagai perjumpaan yang telah dianugerahkan Tuhan sepanjang tahun-tahun yang telah lewat, sungguh menunjuk “betapa Tuhan selalu setia memelihara hambaNya, betapa Tuhan senantiasa mencintai hambaNya di jalan karya keselamatan yang diprakarsai oleh Kekuatan Tuhan sendiri”. Sering dalam menjalankan tugas-tugas dan karya sebagai imam, akal, budi, kehendak dan perasaan sangatlah terbatas untuk menghayati kata-kata Bunda Maria yang adalah motto tahbisanku” “Aku ini hamba Tuhan”. Oleh karena itu seraya bertekuk lutut di hadirat Kelimpahan IlahiNya yang suci, ku-naikan puji syukur dan memohon ampun atas berbagai kekeliruan, kesalahan dan dosa-dosa yang tekah kulakukan sepanjang tahun-tahun yang telah lewat.

Karya tulis ini merupakan sebuah usaha kecil, semacam autobiografi dalam bentuk kisah-kisah lepas yang kemudian dijahit dengan menerapkan pendekatan tertentu sehingga dapat dengan mudah dicerna. Kendati terselip di sana sini refleksi serius! Kisah-kisah ini ada yang hidup dan dialami selama 25 dan 33 tahun, 21 September 1989 s/d 21 September 2014 (2022). Namun ad juga yang terpercik di balik refleksi pribadi. 



Budaya Tradisional Reba

Budaya Tradisional Reba

Judul

:

Budaya Tradisional Reba

Penulis

:

Veronika Ulle Bhoga

Penerbit

:

Nusa Indah

Tahun Cetak

:

2023

Halaman

:

211

ISBN

:

978-623-88784-1-3

Harga

:

Rp. 100.000

Status

:

Ada

 

Reba merupakan perayaan simbolis dari rancang bangun religiusitas Orang Ngada, rancang bangun dari relasi manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesamanya, dan manusia dengan lingkungannya. Reba tak hanya mengangkat unsur kebudayaan, tetapi juga dipadukan dengan unsur agama dan kepercayaan masyarakat. Simbol utama dari ritus Reba adalah “Uwi/Ubi” yang diyakini sebagai roti kehidupan manusia.

Bagi masyarakat Ngada (etnis Bajawa, Soa, Riung), perayaan Reba yang dirayakan setiap tahun ini bermakna sebagai ungkapan rasa syukur atas penyelenggaraan Dewa zeta Nitu zale pada tahun silam dan mohon pendampingannya pada tahun yang akan datang. Reba juga menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati para leluhur, sekaligus menjadi kesempatan perenungan nilai-nilai luhur yang diwariskan pendahulu kepada generasi mendatang. 



Indonesia Revival Focus on Timor

Indonesia Revival Focus on Timor

Judul

:

Indonesia Revival Focus on Timor

Penulis

:

George W. Peters

Penerbit

:

The Zondervan Corporation Grand Rapids, Michigan

Bahasa

:

Inggris

Tahun Cetak

:

1973

Halaman

:

120

ISBN

:

-

Harga

:

Rp. 110.000

Status

:

Ada


An In-depth study of Revival in Indonesia. A real revival has been taking place in Timor, Indonesia! Here is the truth about what has happened-separating fact from fabrication, accuracy from exaggeration. Dr. George W. Peters, professor of World Missions at Dallas Theological Seminary and a recognized authority in his field, has completed one of the most exhaustive studies ever made of spiritual revival in a foreign setting. He has sought for facts – in the framework of the Bible, the Christian experiences and the prevailing culture. In his inquiry he incorporates the tools of history, religion, psychology, sociology and anthropology – which sheds light on the narrative, supernatural phenomena, and abiding fruit of God’s work among the people of Indonesia. Truly a remarkable account of Indonesia’s revival! 



ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia