Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Buku PDF Free Download. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku PDF Free Download. Tampilkan semua postingan
Au He’ Moin (Aku Ingin Hidup)

Au He’ Moin (Aku Ingin Hidup)

Judul

:

Au He’ Moin (Aku Ingin Hidup)

Penulis

:

Eppy Manu

Penerbit

:

-

Tahun Cetak

:

2019

Halaman

:

21

Sumber

:

https://books.google.co.id/

Download

:

Di Sini


Novel ini aku persembahkan sebagai bukti jika kita sudah sedikit tidak bersahabat dengan lingkungan ini, semua berawal dari rasa tidak puas dengan apa yang dimiliki dan akan selalu mencari kepuasan terus menerus tanpa berpikir bahwa saudara di samping kita sangat bergantung pada lingkungan itu. Suara suara kesederhanaan diambil dari dinamika bangsa yang real atau nyata di hadapan kita, bukan melalui mimpi.

Suara ini benar-benar keluar dari lubuk hati, sebagai makluk yang sosialita. Ketika berhadapan dengan dinamika yang benar-benar terjadi dan mengakibatkan luka yang mendalam. Suatu bangsa yang besar sewajarnya perlu untuk menata kehidupan masyarakatnya agar mampu hidup dalam kesejahteraan Tanpa menyebabkan ketimpangan di salah satu batang tubuh bangsa itu sendiri.

Ditinjau dari beberapa aspek kehidupan bernegara maka penulis ingin mengajak pembacanya untuk lebih melihat ke dalam, bahwasannya masih ada ketimpangan besar yang perlu untuk disikapi.



Ruang Hidup Orang Manggarai: Gendang One, Lingko Pe’ang

Ruang Hidup Orang Manggarai: Gendang One, Lingko Pe’ang

Judul

:

Ruang Hidup Orang Manggarai: Gendang One, Lingko Pe’ang

Penulis

:

Fransiska Widyawati dkk.

Penerbit

:

Penerbit Unika Santu Paulus Ruteng

Tahun Cetak

:

2021

Halaman

:

72

ISBN

:

-

Sumber

:

https://lppm.unikastpaulus.ac.id/

Download

:

Di Sini

 

Gendang one, lingko pe’ang adalah salah satu filosofi penting kehidupan orang Manggarai di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Manggarai di sini bukan menunjuk pada nama sebuah kabupaten, melainkan Manggarai dalam arti yang lebih luas, mencakup wilayah tiga kabupaten, Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur.

Secara literal, ungkapan gendang One, lingko pe’ang berarti 'rumah di dalam, kebun di luar'. Ungkapan ni adalah bagian filosofi dan kearifan lokal orang Manggarai. Ia menggambarkan ruang hidup yang mewakili keluasan ekologi kehidupan manusia. Rumah lebih luas dari sekadar sebagai bangunan fisik; kebun lebih dari hanya konsep tanah tempat manusia berkebun. Bagi orang Manggarai, rumah dan tanah memiliki makna sosial, religius, kultural dan politis (Lon, 2021; Lon dan Widyawati, 2020).

Selain itu, rumah dan kebun adalah kata yang menunjukkan suatu pasangan yang komplementer, saling melengkapi. Keduanya ditegaskan oleh kata “di dalam” dan “di luar”. Sifat komplementer menandakan karakter hidup orang Manggarai yang mempersatukan pelbagai aspek. Dalam budaya orang Manggarai, ruang hidup ini biasanya mencakup menjadi kampung (beo bate elor /natas bate labar), rumah adat (mbaru bate kaeng, mbaru gendang), altar persembahan/sesajian (compang bate takung), kebun (uma bate duat/lingko), dan sumber air (wae bate teku). 



Involusi Politik: Esai-Esai Transisi Indonesia

Involusi Politik: Esai-Esai Transisi Indonesia

Judul

:

Involusi Politik: Esai-Esai Transisi Indonesia

Penulis

:

Cornelis Lay

Penerbit

:

Program Pascasarjana (S2) Politik Lokal dan Otonomi Daerah
Universitas Gadjah Mada

Tahun Cetak

:

2006

Halaman

:

347

ISBN

:

979-9815-03-7

Sumber

:

https://polgov.fisipol.ugm.ac.id/

Download

:

Di Sini


Buku ini adalah buku tentang keterjebakan, keterpenjaraan, tentang involusi Indonesia dalam tahun-tahun pertama Reformasi. Pada fase inilah penulis buku ini, Cornelis Lay, teringat pada penggambaran Geertz yang suram mengenai petani Jawa dan Bali yang terjebak dalam involusi tanpa berkesudahan. Pengalaman tahun-tahun awal transisi kita mengungkapkan, lebih luas dari yang digambarkan Geertz, Indonesia sedang menghadapi involusi di sembarang sektor dan di sembarang ruang di republik ini. Dan hasilnya pun sangat nyata, “kemiskinan” dan “distribusi kemiskinan” di berbagai sektor. Di ranah politik, ia menjadi kemiskinan politik. Namun, apakah keterjebakan ini akan berlangsung terus selamanya? Buku ini akan menggiring pembaca untuk berefleksi lebih dalam menyelami involusi politik melalui esai-esainya dengan bahasa tajam dan bernas. 



Terjebak

Terjebak

Judul

:

Terjebak

Penulis

:

Fredy Suni

Penerbit

:

Inspo Creative

Tahun Cetak

:

2020

Halaman

:

146

ISBN

:

978-623-7620-34-1

Sumber

:

https://www.tafenpah.com/

Download

:

Di Sini

 

Novel “TERJEBAK” secara umum mengisahkan konflik batin anak sulung dalam menelusuri lorong – lorong tersempit drainase perekonomian keluarganya. Kekurangan ekonomilah yang mendorong si anak sulung dalam mempertaruhkan masa depannya demi pendidikan adik – adiknya. Balutan konflik batin yang dialami oleh anak sulung dalam novel ini bertautan erat dengan indahnya panorama padang Sabana alam semesta, serta petualangan si anak sulung dalam mencari harta karun di tanah rantau.



Mengenal Manggarai di Nusa Tenggara Timur

Mengenal Manggarai di Nusa Tenggara Timur

Judul

:

Mengenal Manggarai di Nusa Tenggara Timur

Penulis

:

Ferdinandus Moses

Penerbit

:

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Tahun Cetak

:

2018

Halaman

:

54

ISBN

:

978-602-437-431-6

Sumber

:

https://budi.kemdikbud.go.id/

Download

:

Di Sini


Cerita ini berisi tentang Manggarai di Nusa Tenggara Timur, terutama tentang lanskap da perubahan sosial di dalamnya (asal usul serta tradisi-tradisi lisan di dalamnya). Semua itu harus diwariskan kepada generasi muda yang akan meneruskan pembangunan bangsa. Sebuah cerita rakyat perlahan-lahan akan sirna jika tidak dilestarikan. Untuk itu, penulis berharap keberadaan cerita ini dapat bermanfaat sebagai pelepas dahaga di kemarau panjang ini.



Pengetahuan Lokal dalam Keberlanjutan Pengelolaan Air

Pengetahuan Lokal dalam Keberlanjutan Pengelolaan Air

Judul

:

Pengetahuan Lokal dalam Keberlanjutan Pengelolaan Air

Penulis

:

Paulus Adrianus K.L. Ratumakin dkk.

Penerbit

:

Perkumpulan PIKUL

Tahun Cetak

:

2016

Halaman

:

112

ISBN

:

978-602-74097-0-5

Sumber

:

https://pikul.id/

Download

:

Di Sini

 

Lima dekade yang lalu, Garrett Hardin, seorang ekologis Amerika Serikat, menulis tentang tragedy of the commons. Hardin berpendapat bahwa sumber daya alam yang dimanfaatkan secara kolektif dan tidak jelas kepemilikannya tidak akan dijaga dan dikelola baik oleh siapapun. Setiap orang akan cenderung mengeksploitasi sampai habis. Maka terjadilah tragedi. Menurut Hardin, hanya satu cara mencegah tragedi tersebut: memperjelas hak atas sumber-sumber, termasuk kepemilikan, agar ada yang ‘bertanggungjawab’. Lebih lanjut, hanya dua pihak yang bisa bertanggungjawab: negara atau swasta.

Melalui buku ini para peneliti menyodorkan cara lain pengelolaan air yang bisa dilakukan selain semata oleh pemerintah dan swasta. Pengelolaan yang kolektif yang mengutamakan kepentingan bersama, termasuk dalam menjaga lingkungan. Dengan mengemukakan pengetahuan lokal, buku ini ingin menekankan bahwa pengelolaan air secara kolektif ini, walau berakar dari budaya setempat, tetapi tidak parokal. Pengetahuan lokal tetap terbuka untuk pengetahuan dan teknologi baru.



ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia