Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Buku Komunikasi & Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Komunikasi & Informasi. Tampilkan semua postingan
Dari Desa Sangat Terpencil di Flores Survive di Jakarta

Dari Desa Sangat Terpencil di Flores Survive di Jakarta

Judul

:

Dari Desa Sangat Terpencil di Flores Survive di Jakarta

Penulis

:

Ans Gregory da Iry

Editor

:

Alfred B. Jogo Ena

Penerbit

:

Bajawa Press

Tahun Cetak

:

2019

Halaman

:

413

ISBN

:

978-602-7576-29-2

Harga

:

Rp.-

Status

:

Kosong

 

Pelajaran yang saya ambil dari membaca memoarnya ini adalah: nilai-nilai, kesehajaan, cinta kasih, kegigihan, kesetiakawanan dan proses ‘pendewasaan’ dalam pengembangan profesinya. Perjalanan hidup penuh tantangan tetapi juga penuh kebahagiaan dan cinta kasih. (Adrianto Machribie – President Director & CEO PT. Freeport Indonesia (1996-2006), kini Komisaris PT. Freeport Indonesia dan Advisor Media Group).

Perjalanan jurnalistiknya luar biasa dan banyak pengalaman yang belum tentu bisa didapat oleh wartawan-wartawan lain. Sebab berbagai peristiwa besar di negeri ini, biasanya hanya akan diliput oleh wartawan yang mempunyai kualifikasi tinggi dan diakui karya jurnalistiknya. Surat kabar atau majalah juga pasti akan mengirimkan wartawan terbaiknya, karena harus menjaga nama baik. (Samesto Nitisastro – Director – HR, GA & Legal PT. Pangansari Utama Food Resources).

 


Makna Tuturan Lisan Natoni

Makna Tuturan Lisan Natoni

Judul

:

Makna Tuturan Lisan Natoni

Penulis

:

Margarita D. I. Ottu, S.Pd.,M.Pd.K

Penerbit

:

Adab

Tahun Cetak

:

2022

Halaman

:

156

ISBN

:

978-623-5687-83-4

Harga

:

Rp. 95.000

Status

:

Ada


Eksistensi uab meto di era revolusi industri 4.0: pertahankan atau hilang diambil orang. Terabaikannya pengutamaan bahasa daerah merupakan tantangan terbesar pada era revolusi industry 4.0 dengan kondisi bahasa daerah saat ini cukup mengkhawatirkan nyaris punah karena jumlah penutur yang menyusut dan berkurang, bencana alam, kawin campur antar suku, letak geografis suatu daerah tidak menguntungkan, dan sikap masyarakat yang negatif terhadap bahasa daerah.

Masyarakat Dawan (atoin meto) memiliki tradisi berupa tuturan lisan yaitu natoni dan sudah merupakan kebiasaan yang sering digunakan pada acara tradisional seperti acara peminangan, pernikahan, panen, upacara tradisional lainnya dan juga pada acara kenegaraan atau ceremonial (upacara kenegaraan, penyambutan tamu). Natoni dituturkan oleh setiap suku yakni suku amanatun, amanuban dan mollo sesuai dengan dialek setiap suku.

Natoni adalah tuturan lisan yang diungkapkan dalam bentuk pantun tradisional (adat) dan dituturkan oleh sekelompok orang yakni kelompok atonis (pemandu) dan kelompok atutas (pendukung). Bahasa natoni adalah bahasa sakral yang bermakna yang mencerminkan ketulusan dan keramahan masyarakat dawan (atoin meto) dan merupakan sebuah kesusastraan lisan yang dianggap sebagai sebuah puisi atau pantun tradisional yang memiliki nilai atau bermakna. oleh karena itu, natoni harus dipertahankan sebagai warisan budaya masyarakat dawan yang tetap dilestarikan sehingga tidak berakibat punahnya bahasa tersebut. Dalam implikasinya terhadap pembelajaran maka teks natoni dapat digunakan sebagai referensi untuk mata pelajaran bahasa inggris, bahasa indonesia dan seni budaya. 



Narasi Gubernur yang Menginsipirasi

Narasi Gubernur yang Menginsipirasi

Judul

:

Narasi Gubernur yang Menginsipirasi

Editor

:

Valerius P. Guru

Penerbit

:

CV. Sejahtera Mandiri Teknik Indonesia (Smart)

Tahun Cetak

:

2020

Halaman

:

84

ISBN

:

978-624-7412-07-6

Harga

:

NFS

Status

:

Kosong


Narasi VBL sebagai pemimpin diwarnai dengan kontroversi dan paradoks. Kontroversi jika ditatap dari respon audiens, dan paradoks tampak pada ekspresi lingualnya. Kotroversi dan paradoks merupakan refleksi dari bagaimana VBL mempersepsikan dirinya, lalu membingkainya di dalam wacana-narasi. Gaya ini mereduksi sifat objektif para audiens karena masuknya pertimbangan remeh-temeh terhadap narasi VBL. Narasi oleh pemimpin yang disebut sebagai narasi kekuasaan sangat diperlukan untuk mengontrol dengan cara: mengingatkan, memberikan petunjuk, dan menegur. Sebagian narasi VBL mengandung niat untuk mengubah ke arah yang lebih baik. Pada tataran ini narasi sering gagal memperoleh tempat karena objek yang seyogyanya diubah tengah berada dalam zona nyaman. Di zona nyaman inilah orang cenderung tidak menerima perubahan karena kepentingan pribadi, bukan karena kepentingan bersama. Sementara teori perubahan mengatakan bahwa individu sering menolak kemapanan yang sesungguhnya merupakan zona nyaman dimaksud. 



ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia