Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Buku Flora. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Flora. Tampilkan semua postingan
Sorgum: Benih Leluhur Untuk Masa Depan

Sorgum: Benih Leluhur Untuk Masa Depan

Judul

:

Sorgum: Benih Leluhur Untuk Masa Depan

Penulis

:

Ahmad Arif

Penerbit

:

Kepustakaan Populer Gramedia

Tahun Cetak

:

2023

Halaman

:

164

ISBN

:

978-602-481-3-703

Harga

:

Rp.85.000

Status

:

Ada

 

SORGUM memiliki jejak kultural dan sejarah panjang, tetapi belakangan keberadaannya makin terpinggirkan Di banyak desa di Flores, misalnya, tanaman ini hanya menjadi kisah lama, padahal kebutuhan pangan di masa depan akan makin membengkak seiring dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat, sementara lahan pertanian cenderung menyusut.

Tantangan semakin berat karena terjadinya perubahan iklim. Dibutuhkan tanaman yang mampu beradaptasi dengan beragam kondisi iklim dan lingkungan dengan baik. Sorgum bisa menjadi salah satu jawabannya.

Pengabaian ragam pangan lokal telah mengarahkan Indonesia ke dalam ancaman krisis. Selain kebergantungan pada Impor gandum dan beras, beberapa daerah juga teridentifikasi rentan pangan. Kasus gizi buruk dan bencana kesehatan di Asmat, Papua, yang menewaskan 71 anak pada awal 2018 jadi alarm adanya masalah pangan ini.


Buku ini menyajikan selayang pandang mengenai awal mula masuknya sorgum ke Nusantara. arti pentingnya, dan tantangan yang dihadapi.



Sophia dalam Jejak Budaya (Suatu Kajian Antropologis)

Sophia dalam Jejak Budaya (Suatu Kajian Antropologis)

Judul

:

Sophia dalam Jejak Budaya (Suatu Kajian Antropologis)

Penulis

:

Yuan V. Elim dkk

Penerbit

:

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembagan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Tahun Cetak

:

-

Halaman

:

195

ISBN

:

-

Harga

:

NFS

Status

:

Kosong

 

Di NTT, minol tradisional berkembang dengan sangat marak. Hal ini disebabkan karena minuman alkohol tradusional juga merupakan salah satu sumber penghasilan masyarakat lokal. Pengamatan empiris menunjukkan bahwa produsen minuman alkohol tradisional adalah juga pelaku di beberapa titik rantai nilai yang lain. Misalnya mereka juga adalah pengumpul bahan baku, sebagian bahkan juga pemilik tanah atau pohon tuak atau aren yag menjadi bahan baku. Mereka juga, adalah penjual minol tradisional kepada end-user, atau konsumen akhir secara eceran. Dalam mengatur tata kelolanya, perlu diperoleh juga gambaran komprehensif tentang rantai nilai minol tradsional ini, di mana mata rantai yang paling untung dan buntung saat ini dan bila kebijakan tata kelola diterapkan. Hal ini akan membantu memastikan kebijakan benar-benar meningkatkan pendapatan produsen minol tradisional.

Walaupun masih belum banyak kajian tentang hal ini, tetapi terungkap berbagai testimoni tentang peran penting minol tradisional sebagai sumber penghasilan. Suwena (2017) mengkaji topok ini dalam masyarakat di Desa Datah Bali, dan menyimpulkan bahwa arak, minol tradisional Bali, adalah sumber penghasilan yang penting. Hal ini sangat dipengaruhi oleh konteks desa yang tandus dan tidak bisa menggantungkan hidup pada pertanian. Kondisi serupa juga bisa ditemukan di beberapa kampung di NTT.



ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia